Cirebon, 12 Juni 2025 — Dalam upaya memperkuat kapabilitas teknologi dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh, UPT Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Learning Management System (LMS) Batch 2 pada 10–12 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Siber Lantai 4 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan diikuti oleh para ketua jurusan, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan jarak jauh.
Bimtek menghadirkan narasumber dari Tim PILLAR Bandung yang memiliki pengalaman dalam pengembangan dan pengelolaan sistem pembelajaran digital. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem digital learning guna memastikan kualitas layanan pendidikan jarak jauh tetap terjaga dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berlangsung.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi PJJ S2 Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Moh. Ali, M.Pd.I., yang selama ini aktif dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguasaan Learning Management System (LMS) merupakan kompetensi yang sangat penting bagi seluruh pengelola dan pelaksana pendidikan jarak jauh.
“LMS bukan sekadar media untuk mengunggah materi pembelajaran, tetapi merupakan jantung dari ekosistem pendidikan jarak jauh. Para ketua program studi dan dosen perlu memahami bagaimana mengelola konten pembelajaran, memantau aktivitas mahasiswa, serta memanfaatkan berbagai fitur evaluasi digital secara optimal,” tegasnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang bersifat teoritis sekaligus praktis. Materi yang diberikan mencakup pengembangan modul digital, pengelolaan forum diskusi interaktif, strategi asesmen dan penilaian daring, hingga penanganan berbagai kendala teknis (troubleshooting) yang sering muncul dalam implementasi LMS.
Kepala UPT Pendidikan Jarak Jauh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Muslihudin, M.Ag., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan LMS merupakan bagian penting dari transformasi digital pendidikan Islam yang sedang dikembangkan secara berkelanjutan oleh UIN Siber.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan jarak jauh. Penguasaan LMS bukan tujuan akhir, melainkan bagian penting dari proses transformasi digital yang sedang kita bangun. Inilah fondasi untuk menghadirkan pendidikan Islam yang lebih inklusif, fleksibel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.
Kegiatan Bimtek LMS Batch 2 mendapatkan respons positif dari para peserta. Antusiasme terlihat dalam sesi praktik langsung, di mana peserta secara aktif mengeksplorasi berbagai fitur LMS, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan solusi atas tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pembelajaran daring.
Sebagai tindak lanjut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon merencanakan pelaksanaan program pelatihan lanjutan yang akan berfokus pada pengembangan konten multimedia pembelajaran, desain pembelajaran inovatif berbasis teknologi, serta peningkatan literasi digital bagi dosen dan tenaga kependidikan.
Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pendidikan tinggi Islam berbasis digital yang berkualitas, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan pembelajaran di era transformasi teknologi. [AH]