Cirebon, 6 September 2025 — Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kuliah umum daring bertajuk “Sistem Pendidikan Tinggi di Jepang: Peluang Kerja Sama dan Studi Lanjut.” Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Amzul Rifin, S.P., M.A., Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo periode 2024–2027 sekaligus dosen IPB University.

Sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia di Jepang, Prof. Amzul Rifin memiliki peran strategis dalam memperkuat jejaring pendidikan dan kebudayaan antara Indonesia dan Jepang. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan struktur dan karakteristik sistem pendidikan tinggi di Jepang yang berorientasi pada riset, inovasi, dan budaya akademik yang kuat. Selain itu, ia juga mengulas berbagai peluang kolaborasi penelitian, program pertukaran akademik, serta beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di Negeri Sakura.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya perkuliahan Tahun Akademik 2025/2026 di lingkungan Prodi PJJ S2 PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Ilman Nafi’a, M.Ag.; Wakil Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Sugianto, M.H.; Kepala UPT Pendidikan Jarak Jauh, Dr. Muslihudin, M.Ag.; serta Ketua Program Studi PJJ S2 PAI, Dr. Moh. Ali, M.Pd.I.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ilman Nafi’a, M.Ag. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kuliah umum tersebut. Ia menegaskan pentingnya memperluas wawasan global mahasiswa melalui berbagai kerja sama internasional yang dapat mendukung pengembangan kapasitas akademik dan riset.
“Kegiatan seperti ini memberikan perspektif global bagi mahasiswa sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas melalui model pembelajaran jarak jauh yang inklusif,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Muslihudin, M.Ag. menegaskan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui sistem pembelajaran daring yang mampu menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, baik di dalam maupun luar negeri.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Moh. Ali, M.Pd.I. menyampaikan bahwa penguatan kerja sama dengan berbagai pihak di Jepang merupakan langkah strategis untuk membuka akses pendidikan magister bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi WNI di mancanegara, khususnya di Jepang, untuk menempuh studi magister secara fleksibel melalui sistem pembelajaran jarak jauh di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” ungkapnya.
Kuliah umum ini diikuti oleh 137 mahasiswa angkatan 2024 dan 233 mahasiswa angkatan 2025, serta para dosen Prodi PJJ S2 PAI. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif bersama narasumber.
Melalui kegiatan ini, Prodi PJJ S2 PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berwawasan global. Komitmen tersebut sejalan dengan visi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pusat rujukan pendidikan tinggi Islam digital di Indonesia. [AH]