Cirebon, 27 Februari 2025 – Program Studi PJJ S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Strategis yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC). Kegiatan ini digelar sebagai langkah awal UPT PJJ dalam menyelaraskan program kerja dan membangun sinergi antarlembaga dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pembelajaran jarak jauh di lingkungan UINSSC.
Prodi PJJ S2 PAI hadir dalam forum strategis ini dengan diwakili oleh Ketua Prodi, Dr. Moh. Ali, M.Pd.I., Sekretaris Prodi, Dr. Ade Hidayat, M.Pd., serta dosen homebase, Dr. Iis Arifudin, M.Ag. Kehadiran tim ini mencerminkan komitmen Prodi untuk aktif terlibat dalam penguatan sistem pengelolaan PJJ secara institusional, sekaligus memberikan masukan konstruktif berdasarkan pengalaman pengelolaan program S2 berbasis daring.
Rakor yang berlangsung di lingkungan kampus UINSSC ini dipimpin langsung oleh Kepala UPT PJJ, Dr. Muslihudin, M.Ag., dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan, termasuk Wakil Rektor 1, Ketua LPM, para Wakil Dekan 1 dari tiga fakultas, serta ketua dan sekretaris jurusan program studi PJJ. Dalam paparannya, Kepala UPT menekankan tiga strategi utama: penguatan sistem PJJ, pengembangan sarana-prasarana, dan peningkatan mutu layanan.
Bagi Prodi PJJ S2 PAI, forum ini menjadi ruang penting untuk menyampaikan dinamika dan tantangan khas program pascasarjana berbasis daring. Isu-isu seperti kebutuhan dukungan teknologi, fleksibilitas kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, hingga penguatan layanan akademik dan kemahasiswaan, menjadi bagian dari diskusi aktif yang dibangun dalam rapat tersebut.
Ketua Prodi PJJ S2 PAI, Dr. Moh. Ali, menyambut baik inisiatif koordinasi ini. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan PJJ bukan hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga oleh kolaborasi dan komunikasi lintas unit yang solid. "Kami optimis, dengan sinergi antara UPT, fakultas, dan program studi, mutu layanan PJJ akan terus meningkat dan memberikan kontribusi nyata dalam pemerataan akses pendidikan tinggi," ujarnya.
Selama diskusi, berbagai kendala yang dihadapi oleh jurusan PJJ juga dibahas secara terbuka, termasuk tantangan administratif, kebutuhan pelatihan SDM, serta penyusunan standar mutu yang adaptif terhadap karakteristik pembelajaran daring. Prodi PJJ S2 PAI turut memberikan masukan strategis berdasarkan praktik terbaik yang telah dijalankan dalam pengelolaan PJJ di tingkat pascasarjana.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan semangat bersama untuk terus memperkuat sinergi dan membangun sistem PJJ yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan. Bagi Prodi PJJ S2 PAI, keterlibatan dalam forum ini menjadi wujud kontribusi nyata dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi berbasis digital di lingkungan UINSSC. [AH]